Senin, 18 Juli 2011

Software Untuk Memperbaiki Bad Sector

Apakah temen2 pernah mengalami bad sector hardisk, gejala awal bad sector menurut pengalaman saya sih kinerja komputer jadi agak lambat, trus proses copying menjadi lama, nah untuk itu ini saya coba sedikit share Software Untuk Memperbaiki Bad Sector,, namanya HDD generator

Fitur Program :
Kemampuan untuk mendeteksi bad sector pada permukaan hard disk drive.
Kemampuan untuk memperbaiki bad sector (kesalahan magnetik) pada permukaan hard disk.

Software ini mengabaikan file2 di system, soalnya hanya scan disk pada tingkat fisik. Hal ini dapat digunakan dengan FAT, NTFS atau sistem file lain, dan unformat, unpartitioned.
Bisa dijalankan di win xp, vista, atau 7, dan juga Bisa dibuat Bootable CD yang dimulai melalui DOS secara otomatis.

Manfaat utama

Bad sector adalah bagian dari permukaan disk yang tidak terbaca. hal ini sangat merugikan bagi orang2 yang menyimpan semua informasinya di hardisk yg terkena bad sector tersebut. HDD Regenerator dapat memperbaiki hard disk yang rusak tanpa mempengaruhi atau mengubah data yang ada. Jadi, informasi yang sebelumnya tidak terbaca dan tidak dapat diakses dapat dipulihkan kembali.

Catatan:
Karena program ini tidak mengubah struktur logis dari sebuah hard drive, sistem file mungkin masih menunjukkan beberapa sektor yang ditandai sebelumnya sebagai "bad", dan utilitas disk lain seperti Scandisk akan mendeteksi bad sector meskipun disk telah berhasil diregenerasi dan tidak lagi rusak oleh bad sector fisik. Jika Anda ingin menghapus tanda ini, partisi ulang hard disk drive.
HDD regenerator full
link 1
link 2
link 3

Jumat, 15 Juli 2011

Mengatasi BSOD


Melanjutkan dari post sebelumnya tentang macam-macam BSOD, berikut ini saya kasih contoh solusinya menggunakan software dari nirsoft.net, silahkan download dulu di sini,,
Apabila proses download sudah selesai, silahkan dijalankan di komputer yang terkena BSOD, jika tidak bisa masuk windows gunakan safe mode..




setelah program dibuka maka akan muncul beberapa dumpfiles blueScreen (bagian atas ---> mini*.dmp)

silahkan click salah satu yang agan mau tau penyebabnya

click icon save, setelah itu data tentang bluescreen akan disave dalam format *.txt

Silahkan buka file tersebut

sebagai tambahan, setelah anda menginstall dan melihat hasil laporan bluescreen dari sana, lihat pada bagian "Caused by driver : ..." dan segeralah cari di Google apa peranan driver tersebut.

Apabila driver yang menyebabkan adalah halmacpi.dll maka penyebabnya adalah prosesor/OS tidak dapat menerjemahkan prosesor dengan baik. coba diganti prosesornya, smoga komputer tidak blue screen lagi,, :)


Kamis, 14 Juli 2011

Macam-macam BSOD



Berikut ini saya kasih lanjutan dari post sebelumnya,,beberapa macam BSOD yaitu :
  1. Driver Unloaded Without Cancelling Pending Operations (stop code 0X000000CE) Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,”
  2. Driver Used Excessive Ptes (stop code 0X000000D) Lihat pada masalah “No More System PTEs,”
  3. Hardware Interrupt Storm (stop code 0X000000F2) Masalah timbul ketika suatu hardware (USB atau SCSI controller) gagal untuk “melepas” sebuah IRQ. Kegagalan tersebut biasanya disebabkan karena masalah pada driver. Selain itu masalah ini juga dapat timbul karena adanya dua perangkat..
  4. Inaccessible Boot Device (stop code 0X0000007B) menggunakan IRQ yang sama. Biasanya masalah ini timbul pada saat startup Windows apabila Windows tidak dapat membaca data mengenai system boot partition. Bisa juga disebabkan karena harddisk yang error, file boot.ini yang cacat (corrupted). Bila tidak ada masalah pada disk drive, partisi dan file boot.ini (ketika dua Operating System terinstall) coba cek settingan booting pada BIOS. Apabila masalah ini munculketika sedang melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan Windows. Coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya..
  5. Kernel Data Inpage Error (stop code 0X0000007A) Masalah timbul pada virtual memory, biasanya karena windows tidak dapat membaca atau menulis data ke swap file. Kemungkinan penyebab antara lain bad sectors, virus, memory yang cacat, atau bahkan kerusakan motherboard.
  6. Kernel Stack Inpage Error (stop code 0X00000077) Penyebab mirip dengan masalah “Kernel Data Inpage Error,” di atas
  7. Kmode Exception Not Handled (stop code 0X0000001E) Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service, konfilk IRQ. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Masalah ini juga dapat disebabkan karena kurangnya space pada disk pada saat melakukan instalasi.
  8. No More System PTEs (stop code 0X0000003F) Masalah muncul karena Windows kekurangan Page Table Entries (PTEs). PTEs digunakan untuk melakukan mapping RAM. Dimana mapping ini dilakukan oleh Virtual Memory Manager (VMM). Masalah ini juga dapat muncul ketika anda menggunakan beberapa monitor sekaligus. ·Buka Registry Editor. ·Lihat pada: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management

    ·Double-click pada PagedPoolSize , masukkan value-nya 0 , klik OK.

    ·Kemudian double-click pada SystemPages. Jika menggunakan beberapa monitor sekaligus masukkan valuenya 36000. Selain itu masukkan valuenya 40000 jika RAM sebesar 128MB atau kurang. Jika RAM 128MB atau lebih masukkan valuenya 110000.

    ·Setelah selesai, klik OK, tutup Registry Editor dan restart komputernya. when you’re done. The change will take effect when you restart Windows.


  9. NTFS File System (stop code 0X00000024) Error disebabkan adanya masalah yang dilaporkan oleh Ntfs.sys (driver yang berfungsi untuk membaca dan menulis NTFS). Jika masih menggunakan file system FAT 32, error message yang timbul akan mirip (stop code 0X00000023). Masalah ini bisa diatasi dengan mengganti hardisk anda.
  10. Page Fault In Nonpaged Area (stop code 0X00000050) Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas.
  11. Status Image Checksum Mismatch (stop code 0Xc0000221) Kemungkinan penyebab error ini adalah kerusakan pada swap file, atau driver yang corrupted.
  12. Status System Process Terminated (stop code 0Xc000021A) Disebabkan adanya masalah pada Winlogon.exe atau pada Client Server Runtime Subsystem (CSRSS). Bisa juga disebabkan karena suatu user dengan level administrator merubah permission suatu file-file penting pada sistem Windows.
  13. Unexpected Kernel Mode Trap (stop code 0X0000007F) Umumnya error ini disebabkan karena memory yang cacat, kerusakan motherboard atau temperatur prossesor yang tinggi (biasanya terjadi karena overclocking).
  14. Unmountable Boot Volume (stop code 0X000000ED) Disebabkan karena Windows tidak bisa “mount” boot volume. Lihat juga pada bagian “Inaccessible Boot Device,”
Semoga ini bisa menjadi referensi buat agan2 sekalian,, siapa tahu mengalami hal diatas, kalo saya seringnya BSOD karna memory,, :D. untuk menangani masalah BSOD saya bahas di post selanjutnya

Apa itu BSOD



Agan2 yg paham di dunia komputer pasti gak asing lagi dengan BSOD,, saya ada sedikit informasi mengenai BSOD..

BSOD (Blue Screen Of Death) merupakan suatu kondisi dimana suatu komponen atau system mengalami crash /stop yang ditandai dengan muncul tampilan berwarna biru yang disertai dengan code2 tertentu, Ada beberapa hal yang menyebabkan munculnya BSOD ini. Diantaranya driver peralatan yang tidak bagus, kesalahan memori, registry yang rusak atau penggunaan file DLL yang tidak cocok. Berbagai bentuk BSOD terdapat pada seluruh sistem operasi Windows sejak Windows 3.1. BSOD merupakan pengganti black screen of death (layar hitam kematian) yang muncul pada OS/2 dan MS-DOS.[1] Dalam versi awal dari Windows Vista juga terdapat red screen of death atau layar merah kematian, yang digunakan pada kesalahan boot loader.

Berikut ini saya kasih contoh kode2 yang muncul ketika BSOD
  1. Attempted Write To Readonly Memory (stop code 0X000000BE) Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Dan cari driver yang sesuai dengan Operating System-nya.
  2. Bad Pool Caller (stop code 0X000000C2) Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Selain itu error ini juga dapat disebabkan oleh hardware yang rusak/cacat. Apabila masalah ini muncul ketika sedang melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan Windows. Coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya.
  3. Data Bus Error (stop code 0X0000002E) Masalah ini biasanya disebabkan karena ada kerusakan/cacat pada hardware, biasanya adalah memory. Selain cacat pada memory bisa juga karena kerusakan motherboard, harddisk, ganti hardwarenya…
  4. Driver IRQL Not Less Or Equal (stop code 0X000000D1) Disebabkan drivers mengakses hardware address yang tidak sesuai. Bisa juga disebabkan karena masalah seperti pada “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Lihat masalah “Attempted Write To Readonly Memory” di atas.
  5. Driver Power State Failure (stop code 0X0000009F) Disebabkan tidak cocok/kompatibel antara “computer’s power management” dengan driver atau services yang berjalan. Biasa terjadi pada saat komputer melakukan “hibernasi”. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Atau coba mendisable “Windows’ support for power management”.
Bersambung ke post selanjutnya Macam-macam BSOD

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes